Apresiasi Walikota Terhadap Wartawan
Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana mengapresiasi kontribusi insan pers yang selama ini dinilai membantu Pemerintah Kota Jambi dalam menyampaikan berbagai program pembangunan kepada masyarakat.
“Selama ini wartawan sudah banyak membantu kami. Tanpa pemberitaan media, program kerja pemerintah tentu tidak akan sampai informasinya kepada masyarakat,” ujar Maulana.
Terbuka Terhadap Kritikan
Meski demikian, Maulana mengakui bahwa dinamika hubungan pemerintah dan media tidak selalu berjalan mulus. Ia menyebut adanya kritik maupun pemberitaan yang menyerang kebijakan pemerintah merupakan bagian dari proses demokrasi dan kontrol sosial.
Namun menurutnya, kritik yang disampaikan media tetap memiliki nilai positif karena mampu menjadi sarana edukasi publik.
“Saya sangat setuju dengan Ketum PWI Pusat bahwa pers memiliki fungsi edukasi bagi masyarakat. Dari berbagai peristiwa yang saya alami, saya melihat bagaimana media juga membentuk pemahaman publik terhadap suatu persoalan,” ujarnya.
Soroti Program “Kampung Bahagia”
Dalam dialog tersebut, Maulana turut memaparkan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Jambi, yakni “Kampung Bahagia”, sebuah program pemberdayaan masyarakat berbasis Rukun Tetangga (RT).
Melalui program itu, masyarakat diberikan ruang untuk menyusun dan menjalankan berbagai solusi terhadap persoalan lingkungan di wilayah masing-masing, sementara pemerintah berperan sebagai fasilitator dan pendamping.
Salah satu fokus utama program tersebut adalah penanganan sampah rumah tangga yang hingga kini masih menjadi tantangan besar di Kota Jambi.
Lebih lanjut, Maulana mengungkapkan, produksi sampah di Kota Jambi saat ini mencapai sekitar 500 ton per hari. Pemerintah kota pun telah menutup 97 titik pembuangan sampah sementara dari total lebih 300 titik yang sebelumnya tersebar di berbagai wilayah.
“Solusi persoalan sampah ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Karena itu kami melibatkan langsung masyarakat melalui RT dalam program Kampung Bahagia agar sampah rumah tangga bisa dikelola dari lingkungan masing-masing,”ungkapnya.
Pertemuan silaturahmi tersebut diakhiri dengan pemberian cindera mata dan sesi foto bersama dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan antara jajaran pemerintah daerah dan insan pers.

