Meski demikian, belum adanya laporan insiden serupa di Indonesia tidak serta-merta memastikan bahwa seluruh kendaraan bebas dari potensi masalah. Keputusan lebih lanjut akan bergantung pada hasil investigasi dan evaluasi pihak terkait.

Omoda 5 Pernah Di-recall di Malaysia dan Indonesia

Masalah as roda belakang Omoda 5 di Malaysia bukan kali pertama menjadi perhatian. Sebelumnya, Chery mengidentifikasi 60 unit Omoda 5 produksi 15 Agustus 2023 yang menggunakan poros belakang bermasalah.

Cakupan penarikan kembali kemudian diperluas hingga 600 unit. Akar permasalahan saat itu diidentifikasi berkaitan dengan kesalahan kalibrasi peralatan pengelasan pada salah satu pemasok komponen.

Program recall terkait Omoda 5 juga pernah berlangsung di Indonesia dan melibatkan 420 unit kendaraan.

Riwayat tersebut membuat perkembangan kasus terbaru di Malaysia menjadi perhatian bagi pemilik Omoda 5 di Indonesia, terutama terkait kemungkinan perlunya pemeriksaan atau tindakan perbaikan lebih lanjut.

Produksi di Malaysia dan Indonesia Berbeda

Chery menjelaskan bahwa Omoda 5 yang dipasarkan di Malaysia dan Indonesia diproduksi melalui fasilitas perakitan yang berbeda.

Di Malaysia, Chery Auto Malaysia telah melakukan perakitan lokal. Sementara itu, produksi Omoda 5 di Indonesia memanfaatkan fasilitas perakitan milik mitranya, Handal Indonesia Motor.

Perbedaan fasilitas produksi tersebut menjadi salah satu konteks yang perlu diperhatikan dalam evaluasi kasus. Namun, hal itu saja belum cukup untuk menyimpulkan apakah kendaraan yang diproduksi di Indonesia memiliki atau tidak memiliki potensi masalah serupa.