JAKARTA – Chery Omoda 5 menghadapi program penarikan kembali atau recall di Malaysia menyusul masalah pada as roda belakang. Sementara itu, Chery Sales Indonesia (CSI) menyatakan masih menunggu hasil investigasi Chery global sebelum mengambil keputusan terkait kendaraan sejenis yang dipasarkan di Indonesia.

Kasus ini kembali menjadi perhatian setelah muncul laporan patahnya as roda belakang Omoda 5 di Malaysia. Berdasarkan pemberitaan media otomotif CarNewsChina, jumlah kendaraan yang masuk dalam program recall terbaru tersebut mencapai hampir 9.000 unit. Konsumen dikabarkan tidak dikenakan biaya untuk penggantian komponen yang bermasalah.

Chery Indonesia menyatakan telah menerima informasi mengenai program penarikan kembali yang diumumkan Chery Auto Malaysia. Namun, perusahaan belum mengumumkan program recall baru untuk Omoda 5 di Indonesia.

Chery Indonesia Masih Menunggu Investigasi Global

Chery Sales Indonesia mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan prinsipal untuk mengetahui hasil penyelidikan atas insiden yang terjadi di Malaysia.

“Kami telah menerima informasi mengenai program recall yang dikeluarkan oleh Chery Auto Malaysia terkait insiden Omoda 5. Kami terus berkoordinasi dan menunggu hasil investigasi dari Chery global,” tulis perusahaan dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).

CSI juga menyatakan hingga saat ini belum menerima laporan mengenai insiden serupa yang melibatkan konsumen Omoda 5 di Indonesia.

“Hingga saat ini, kami belum menerima laporan insiden serupa di Indonesia,” kata Chery.