Women Passenger Preference

Women Passenger Preference merupakan fitur yang memberikan pilihan bagi pengguna perempuan untuk mendapatkan pengemudi perempuan sesuai ketersediaan dan ketentuan layanan.

Fitur ini ditujukan sebagai pilihan tambahan bagi pengguna yang merasa lebih nyaman bepergian dengan pengemudi perempuan.

Namun, keberadaan fitur tersebut tetap perlu dipandang sebagai salah satu lapisan perlindungan, bukan satu-satunya solusi untuk keselamatan perjalanan.

Program Pencegahan Kekerasan Seksual

Selain fitur berbasis teknologi, Grab juga menjalankan program pencegahan dan penanganan kekerasan seksual melalui edukasi bagi mitra pengemudi.

Salah satunya melalui PAKEM atau Pelatihan Keselamatan untuk Mitra Grab. Program tersebut mencakup materi mengenai pencegahan kekerasan seksual, keselamatan berkendara, kode etik, serta pelayanan yang inklusif.

Program tersebut disebut melibatkan sejumlah pihak, termasuk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dan UNFPA Indonesia.

Grab juga bekerja sama dengan Komnas Perempuan dan Forum Pengada Layanan (FPL) dalam upaya penanganan serta pencegahan kekerasan seksual.

Bagi pengguna perempuan, berbagai fitur tersebut dapat menjadi lapisan perlindungan tambahan ketika menggunakan transportasi online pada malam hari. Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan kondisi sekitar, membagikan perjalanan kepada orang terpercaya jika diperlukan, dan menggunakan fitur bantuan ketika menghadapi situasi darurat.