JAMBI — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SD Xaverius 1 Kota Jambi di panggung internasional. Membawa sejumlah inovasi berbasis lingkungan, tim sekolah tersebut berhasil meraih Gold Medal dan Silver Medal dalam World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.
WICE 2026 berlangsung pada 20–24 September 2026 di SEGi University, Kota Damansara, Malaysia. Ajang internasional ini digelar melalui kolaborasi Indonesian Young Scientist Association (IYSA) dan SEGi University & Colleges, serta mempertemukan pelajar, inovator, peneliti, dan peserta dari berbagai negara.
Dalam kompetisi tersebut, SD Xaverius 1 Kota Jambi mengusung inovasi yang berangkat dari persoalan lingkungan serta pemanfaatan bahan yang tersedia di sekitar.
Salah satu karya yang meraih Gold Medal adalah inovasi berjudul Effectiveness of Eco-Enzyme Coconut Briquette as Water Filtration Media in Jambi City. Inovasi ini mengembangkan bahan berbasis limbah menjadi media penyaringan air.
Sementara itu, Silver Medal diraih melalui inovasi Sustainable Pineapple Peel Foaming Hand Soap Using Plant-Based Surfactants and Eco-Enzyme Through Agricultural Waste Valorization. Karya tersebut memanfaatkan kulit nanas sebagai bahan untuk menghasilkan sabun cuci tangan berbasis bahan nabati dan eco-enzyme.
Prestasi tersebut melanjutkan capaian SD Xaverius 1 pada kategori daring WICE 2026. Sebelumnya, sekolah menurunkan empat tim melalui proyek ECO Pot, ECO Water Colour, Mini Green School, dan Mie Kurin. Keempat proyek tersebut juga berhasil memperoleh sejumlah penghargaan, termasuk medali emas, medali perak, dan Special Award.
Untuk kategori luring, sebanyak 12 siswa dibagi dalam dua kelompok dan membawa dua karya utama ke Malaysia, yakni inovasi teknologi Water Filtration dan Handsoap Innovation.
Sebelum keberangkatan, Kepala SD Xaverius 1 Kota Jambi Romualdus Kaju, S.Fil., M.Pd., mengatakan keikutsertaan siswa tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar medali. Menurutnya, ajang tersebut juga menjadi sarana untuk melatih critical thinking, keberanian, kreativitas, kolaborasi, serta daya saing global sejak usia sekolah dasar.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Jambi. Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi melepas tim SD Xaverius 1 menuju kompetisi internasional tersebut pada 14 September 2026.
Maulana mengapresiasi upaya sekolah yang memberikan ruang kepada siswa untuk mengenal teknologi sekaligus menghasilkan inovasi sejak dini. Menurutnya, pendidikan tidak hanya mempersiapkan anak sebagai pengguna teknologi, tetapi juga mendorong mereka menjadi pencipta dan pengembang inovasi.
Perjuangan para siswa itu kini berbuah hasil.
Raihan Gold Medal dan Silver Medal dalam WICE 2026 menambah catatan prestasi SD Xaverius 1 Kota Jambi di tingkat internasional.
Lebih dari sekadar medali, karya-karya tersebut menunjukkan bagaimana persoalan sederhana di sekitar—mulai dari limbah kulit buah hingga kebutuhan penyaringan air—dapat menjadi bahan pembelajaran sekaligus dikembangkan menjadi inovasi oleh siswa sekolah dasar.
Dari Kota Jambi, ide para pelajar tersebut akhirnya dibawa ke panggung dunia. Sains, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan berpadu dalam karya para inovator cilik SD Xaverius 1 Kota Jambi.(GS)

