JAKARTA – PT Bank Mega Tbk membawa layanan pembayaran digital lintas negara atau QRIS Cross Border ke ajang Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo (FEKDI x IFSE) 2026.
Melalui layanan tersebut, nasabah Bank Mega kini dapat melakukan transaksi di merchant yang berpartisipasi di Korea Selatan dan China menggunakan aplikasi M-Smile.
Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib mengatakan Bank Mega menjadi salah satu dari 20 penyedia jasa pembayaran (PJP) yang mendapat kesempatan berpartisipasi langsung dalam FEKDI x IFSE 2026.
Ajang tersebut diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Sebagai salah satu first mover dalam inovasi pembayaran digital, Bank Mega terus mengikuti dan mengimplementasikan berbagai perkembangan teknologi pembayaran untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih mudah, aman, dan nyaman bagi nasabah,” ujar Kostaman dalam keterangan resmi, Kamis (24/9/2026).
QRIS Cross Border Bank Mega Tersedia di Enam Negara
Melalui booth Bank Mega di FEKDI x IFSE 2026, pengunjung dapat mencoba transaksi menggunakan QRIS Cross Border untuk Korea Selatan dan China.
Kedua layanan tersebut tersedia melalui aplikasi M-Smile setelah adanya kesepakatan konektivitas pembayaran antara Indonesia dengan masing-masing negara.
Dengan QRIS Cross Border, nasabah dapat melakukan pembayaran di merchant luar negeri yang berpartisipasi tanpa harus terlebih dahulu menukarkan uang tunai ke mata uang lokal.
Bank Mega menyebut layanan QRIS Cross Border yang tersedia bagi nasabahnya kini mencakup Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan China.
Korea Selatan dan China menjadi dua negara terbaru yang masuk dalam konektivitas QRIS Cross Border Bank Mega pada tahun ini.

