JAKARTA – Popok merupakan salah satu produk yang bersentuhan langsung dengan kulit bayi. Dalam sehari, bayi bahkan dapat menggunakan beberapa popok sekali pakai.
Karena itu, keamanan dan kenyamanan menjadi hal penting yang perlu diperhatikan orang tua saat memilih popok untuk si kecil.
Pemilihan popok sebaiknya tidak hanya berdasarkan merek, harga, atau desain kemasan. Bahan dan komponen yang digunakan dalam produk juga perlu diperhatikan.
Kulit bayi masih lebih tipis dan sensitif dibandingkan kulit orang dewasa. Kondisi tersebut membuat kulit bayi lebih rentan mengalami iritasi ketika terpapar bahan tertentu.
Sejumlah bahan tambahan pada produk popok juga menjadi perhatian karena dapat memicu reaksi pada kulit. Karena itu, orang tua perlu lebih cermat membaca informasi produk sebelum membelinya.
Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan saat memilih popok bayi?
1. Pilih Popok Tanpa Pewangi
Pewangi atau fragrance merupakan salah satu bahan tambahan yang dapat dipertimbangkan untuk dihindari.
Pewangi bukan komponen utama yang dibutuhkan agar popok dapat menjalankan fungsinya. Karena itu, orang tua dapat memilih produk tanpa pewangi, terutama jika ingin mengurangi bahan tambahan yang tidak diperlukan.
Perhatikan pula label seperti “light scent”. Istilah tersebut belum tentu menjelaskan secara rinci bahan yang digunakan untuk menghasilkan aroma.
2. Pertimbangkan Popok Tanpa Pewarna
Popok dengan desain warna-warni memang terlihat menarik. Namun, pewarna dan tinta yang digunakan untuk mencetak gambar dapat menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan, terutama pada bayi dengan kulit sensitif.
Orang tua dapat mempertimbangkan produk dengan desain lebih sederhana dan penggunaan pewarna yang minim.
Hal ini bukan berarti semua pewarna pasti menyebabkan masalah pada kulit bayi, tetapi mengurangi bahan tambahan yang tidak diperlukan dapat menjadi salah satu pertimbangan ketika memilih produk.

