Kabupaten Cirebon Menjadi Wilayah Prioritas
Berdasarkan data penempatan PMI per Desember 2025 dari Pusat Data dan Informasi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Provinsi Jawa Barat merupakan daerah asal PMI terbesar di Indonesia dengan proporsi sekitar 21,93 persen dari total nasional dan menunjukkan tren peningkatan.
Di tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Cirebon masuk dalam lima besar daerah asal PMI dengan kontribusi 4,02 persen. Jumlah PMI asal Kabupaten Cirebon meningkat dari 767 orang menjadi 886 orang atau naik 15,51 persen pada 2025.
“Ini menunjukkan bahwa Kabupaten Cirebon merupakan salah satu wilayah prioritas dalam upaya pemberdayaan purna migran yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas serta ketahanan ekonomi, mendorong tumbuh dan berkembangnya usaha-usaha produktif yang mereka kelola, serta membuka peluang penghidupan yang berkelanjutan di dalam negeri,” imbuh Dhanny.
Peserta Mengaku Mendapat Manfaat
Salah seorang peserta, Tanipa, purna PMI asal Desa Bungko Lor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, mengaku memperoleh banyak manfaat dari program yang diselenggarakan BRI Peduli.
Sebelumnya, Tanipa pernah bekerja di Hong Kong, Bahrain, dan Singapura.
Ia menilai program tersebut tidak hanya memberikan materi mengenai validasi bisnis, tetapi juga memperluas pemahaman peserta tentang literasi keuangan, termasuk pengelolaan keuangan usaha dan strategi pengembangan bisnis.
“Materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan purna PMI dalam mengembangkan usaha. Saya berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan oleh BRI agar semakin banyak purna PMI yang merasakan manfaat positif dari program tersebut,” kata Tanipa.

