Dunia Usaha Mulai Tertekan

Sementara itu, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Apindo, Sarman Simanjorang, mengatakan pelemahan rupiah mulai berdampak pada psikologi pelaku usaha karena biaya produksi dan bahan baku impor mengalami kenaikan.

Menurutnya, nilai tukar Rp18 ribu per dolar AS bisa menjadi batas psikologis yang memaksa pelaku usaha melakukan penyesuaian harga.

“Kalau sudah menyentuh angka Rp18 ribu, ini sudah mulai harus menyesuaikan,” kata Sarman.

Ia menambahkan, jika tekanan terhadap rupiah terus berlanjut, dunia usaha berpotensi melakukan efisiensi operasional, termasuk pengurangan jam kerja hingga rasionalisasi tenaga kerja.

“Kalau antara pemasukan dengan biaya operasional tidak seimbang, mungkin akan melakukan pengurangan jam kerja. Rasionalisasi tenaga kerja walaupun itu alternatif terakhir,” ujarnya.