Jakarta — Pelaksanaan Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Juni 2026. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan alasan penetapan tanggal tersebut.
Menurut Pramono, pelaksanaan CFD di kawasan Rasuna Said menunggu penyelesaian sejumlah fasilitas pendukung. Ia berharap pada awal Juni nanti seluruh infrastruktur sudah siap digunakan masyarakat.
“Kenapa kemudian 1 Juni? Karena mudah-mudahan 1 Juni nanti semua fasilitas sudah selesai, pedestrian, kemudian penanaman pohon-pohon dan sebagainya sudah selesai,” ujar Pramono kepada wartawan di kawasan PIK, Jakarta Utara, Minggu (17/5), seperti diberitakan Detik.
Pramono juga menyampaikan bahwa CFD Rasuna Said akan berlangsung mulai pukul 05.30 WIB hingga 09.00 WIB. Waktu tersebut berbeda dengan pelaksanaan CFD di kawasan Sudirman-Thamrin yang berlangsung hingga pukul 10.00 WIB.
“Di Rasuna Said dimulai dari jam 5.30 sampai jam 09.00 karena di sana akan ada beberapa tempat untuk ibadah yang dimulai jam 10.00 pagi,” kata Pramono.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan meniadakan sementara pelaksanaan CFD di Jalan Rasuna Said pada Minggu pagi ini. Keputusan tersebut diambil usai evaluasi pelaksanaan perdana pekan lalu yang masih menemukan sejumlah kendala di lapangan.
Beberapa kendala yang ditemukan antara lain belum tersedianya titik putar di sisi timur dan barat jalan, belum terpasangnya pembatas jalur TransJakarta, hingga adanya parkir liar di sejumlah titik.
Selain itu, masih terdapat perbedaan level ketinggian jalan pasca pembongkaran tiang monorel serta penumpukan aktivitas masyarakat di kawasan Plaza Festival.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan seluruh kendala tersebut akan ditindaklanjuti bersama tim lintas perangkat daerah.
Pemprov DKI Jakarta juga tengah menyiapkan payung hukum untuk pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Rasuna Said agar pelaksanaannya berjalan lebih aman dan tertib.
“Perbaikan fasilitas pendukung dan pengaturan kegiatan masyarakat akan dilakukan agar pelaksanaan HBKB di Rasuna Said berlangsung lebih aman, nyaman, dan tertib,” ujar Syafrin dalam keterangannya, Sabtu (16/5).
