Menurutnya, kepastian regulasi, ketersediaan pembiayaan, kesiapan infrastruktur jaringan, dan koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mempercepat pelaksanaan program energi terbarukan.

“Dua tahun pertama telah meletakkan arah transformasi yang kuat. METI siap menjadi mitra strategis pemerintah untuk mempercepat pelaksanaannya. Tujuan kita adalah Indonesia yang semakin mandiri energinya, semakin kuat industrinya, dan semakin sejahtera rakyatnya,” kata Norman.

METI menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pengembangan energi terbarukan. Ke depan, efektivitas kebijakan tersebut akan ditentukan oleh pelaksanaan program, keberlanjutan pembiayaan, dan sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.