4. Hindari Penggunaan pada Tanaman Pot

Leslie F. Halleck juga mengingatkan agar ampas kopi tidak langsung ditaburkan ke media tanam dalam pot, baik tanaman hias di dalam rumah maupun di teras.

Media tanam di dalam pot umumnya tidak memiliki mikroba yang cukup untuk menguraikan ampas kopi. Kondisi tersebut dapat memicu munculnya jamur dan serangga seperti lalat fungus sehingga berisiko mengganggu kesehatan tanaman.

5. Jangan Menggunakan Kopi Cair yang Sudah Diseduh

Selain ampas kopi, sebagian orang memanfaatkan sisa kopi cair untuk tanaman. Namun, Seth Pearsoll, direktur kreatif Philadelphia Flower Show, menyarankan agar kopi cair tidak dijadikan pilihan utama.

“Ampas kopi bekas pakai adalah yang terbaik karena sebagian besar keasamannya telah hilang selama proses penyeduhan,” kata Pearsoll, dikutip dari Martha Stewart.

Jika tetap ingin menggunakan kopi cair, pastikan kopi sudah dingin sebelum disiramkan langsung ke tanah. Hindari menyiramkannya ke daun, serta jangan gunakan kopi yang mengandung susu atau gula karena dapat memicu pertumbuhan jamur dan menarik hama.

6. Gunakan Secara Bijak Sesuai Kebutuhan Tanaman

Penggunaan ampas kopi sebaiknya dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan. Dengan cara yang tepat, limbah rumah tangga ini dapat dimanfaatkan untuk membantu menjaga kesuburan tanaman sekaligus mengurangi sampah organik.

Sebaliknya, penggunaan yang berlebihan atau tidak sesuai kondisi tanaman justru berpotensi menimbulkan masalah pada media tanam maupun pertumbuhan tanaman.