Edy menambahkan, penataan rantai pasok nasional untuk mendukung program MBG tidak dapat dilakukan BGN sendirian. Dibutuhkan kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, BUMN, koperasi, serta pelaku usaha lokal agar program berjalan efektif.
“Kolaborasi menjadi kunci agar program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi daerah,” pungkasnya. (*)
Baca Juga:Pangdam XX/TIB Apresiasi Keberhasilan Prajurit 142/KJ Merangkul Mantan OPM Kembali Kepangkuan NKRI
Halaman

