JAKARTA — Penulis Daniel Kraus mengungkap inspirasi di balik Whalefall, novel yang diadaptasi menjadi film layar lebar. Cerita tersebut mengisahkan perjuangan seorang penyelam yang ditelan hidup-hidup oleh paus sperma dan harus mencari cara untuk bertahan hidup.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima pada Rabu (14/10), ide awal cerita Whalefall muncul setelah Kraus menyaksikan rekaman video dua peselancar kayak yang nyaris tertelan paus di tengah lautan.
Peristiwa tersebut memicu rasa penasaran Kraus. Ia kemudian menghabiskan waktu berminggu-minggu berkonsultasi dengan ilmuwan dan pakar biologi laut untuk mempelajari anatomi paus sperma.
Dari riset tersebut, Kraus mendalami kemungkinan biologis manusia tertelan paus sperma. Meski kejadian semacam itu belum tercatat dalam sejarah modern menurut keterangan yang menjadi dasar cerita ini, ia menemukan bahwa kemungkinan tersebut tidak sepenuhnya mustahil secara biologis.
Filosofi Whale Fall di Balik Cerita
Selain mengangkat kemungkinan manusia tertelan paus, Kraus mengambil inspirasi dari istilah ilmiah whale fall. Istilah ini merujuk pada proses ketika bangkai paus tenggelam ke dasar laut dan menjadi sumber nutrisi bagi berbagai organisme, sehingga mendukung terbentuknya ekosistem baru.
Konsep tersebut kemudian menjadi salah satu landasan filosofis cerita. Kraus menghubungkan proses alam itu dengan gagasan bahwa kehidupan seseorang dapat terus memberikan pengaruh kepada orang lain, bahkan setelah orang tersebut meninggal dunia.

