Jambi — Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Jambi menggelar aksi unjuk rasa dan konferensi pers di Kantor DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jambi, Kamis (15/10/2026).
Aksi ini merupakan bentuk kritik terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah sekaligus desakan agar PAN bertanggung jawab atas kinerja kader-kadernya yang menduduki jabatan publik di Provinsi Jambi.
DPC GMNI Jambi mendesak Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh kader PAN yang menduduki jabatan publik di Jambi. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memastikan bahwa mandat rakyat dijalankan secara bertanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, bukan sekadar menjadi legitimasi politik tanpa pertanggungjawaban yang jelas.
Ketua DPC GMNI Jambi, Ludwig Syarif Sitohang, menegaskan bahwa partai politik tidak boleh hanya hadir ketika momentum pemilihan umum, tetapi juga harus bertanggung jawab terhadap kinerja kadernya setelah memperoleh kekuasaan.
“Kami mendesak Zulkifli Hasan untuk tidak menutup mata terhadap persoalan di Jambi. PAN harus berani mengevaluasi kader-kadernya yang menduduki jabatan publik. Mandat rakyat bukan hak istimewa untuk menjalankan kekuasaan tanpa evaluasi, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” tegas Ludwig.
GMNI Jambi juga menuntut pertanggungjawaban politik Ketua DPW PAN Jambi, Al Haris, selaku Gubernur Jambi, dan Wakil Ketua DPW PAN Jambi, Muhammad Hafiz Fattah, selaku Ketua DPRD Provinsi Jambi. Keduanya didesak menunjukkan tanggung jawab atas berbagai persoalan daerah melalui kebijakan yang konkret, keterbukaan informasi, serta pelaksanaan fungsi pemerintahan dan pengawasan yang benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.

