Jakarta — Kacang-kacangan dapat menjadi salah satu pilihan makanan yang mendukung kesehatan jantung. Selain mengandung protein nabati, kacang umumnya kaya serat dan mineral serta lebih rendah lemak jenuh dibandingkan sejumlah sumber protein hewani.
Kacang juga umumnya tidak mengandung kolesterol. Karena itu, mengganti sebagian makanan tinggi lemak jenuh dengan kacang-kacangan dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan jantung.
Berikut enam jenis kacang yang dapat menjadi pilihan.
1. Kacang Kedelai
Mengutip Everyday Health, kacang kedelai merupakan salah satu pilihan karena memiliki kandungan protein yang tinggi. Kedelai juga mengandung kalium dan dapat menjadi alternatif sumber protein dibandingkan makanan hewani yang tinggi lemak jenuh.
Di Indonesia, kedelai mudah ditemukan dalam bentuk tempe dan tahu. Agar lebih ramah untuk kesehatan jantung, pilih cara memasak seperti dikukus, direbus, atau ditumis dengan sedikit minyak.
Tempe juga dapat dipadukan dengan sayuran dan nasi merah sebagai menu sehari-hari.
2. Kacang Hitam
Kacang hitam kaya akan serat dan mengandung berbagai mineral, seperti magnesium, kalsium, dan fosfor.
Kandungan seratnya dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Magnesium juga berperan dalam menjaga tekanan darah dan fungsi jantung.
Kacang hitam memang belum sepopuler kedelai di Indonesia, tetapi bisa digunakan sebagai campuran salad, sup, atau nasi.
Jika memilih kacang hitam kalengan, sebaiknya pilih produk rendah natrium.

