3. Kacang Arab
Kacang arab atau chickpea memiliki kandungan serat yang cukup tinggi dan rendah natrium. Kacang ini juga mengandung lemak tak jenuh ganda yang dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.
Kacang arab dapat ditambahkan ke salad dan sup atau diolah menjadi hummus.
Untuk cita rasa Indonesia, kacang arab juga dapat dicampurkan ke dalam tumisan sayuran dengan bumbu sederhana tanpa terlalu banyak garam.
4. Kacang Putih
Kacang putih merupakan sumber serat, vitamin B, kalium, folat, dan magnesium.
Kandungan tersebut membuat kacang putih dapat dimasukkan ke dalam pola makan yang mendukung kesehatan jantung.
Kacang putih dapat digunakan sebagai bahan sup bersama wortel, kentang, dan sayuran lainnya.
Jika menggunakan produk kalengan, pilih yang rendah natrium dan bilas terlebih dahulu sebelum dimasak.
5. Kacang Pinto
American Heart Association menyebut kacang pinto sebagai salah satu jenis kacang yang menyehatkan bagi jantung.
Kacang pinto memiliki tekstur lembut dan rasa yang ringan sehingga mudah dicampurkan ke berbagai makanan. Kacang ini juga mengandung serat dan tiamin yang membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi.
Di Indonesia, kacang pinto dapat digunakan sebagai campuran sup, salad, atau hidangan berbahan nasi. Cara memasak yang sederhana dapat membantu menjaga makanan tetap rendah lemak dan garam.
6. Kacang Hijau
Kacang hijau menjadi salah satu pilihan yang praktis bagi masyarakat Indonesia. Kacang ini dapat diolah menjadi bubur, campuran makanan, atau berbagai hidangan lainnya.
Agar lebih ramah untuk kesehatan jantung, perhatikan bahan tambahan ketika mengolahnya. Jika membuat bubur kacang hijau, batasi penggunaan gula dan santan.

