Jakarta — Gelaran BNI wondrX 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari, 21-23 Agustus 2026, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

Mengusung tema “One Ecosystem, Continuous Motion”, ajang tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI tersebut mencatat jumlah pengunjung dan nilai transaksi yang melampaui target.

Selama tiga hari penyelenggaraan, BNI wondrX 2026 menarik lebih dari 100 ribu pengunjung, atau mencapai 127,9 persen dari target. Jumlah tersebut tumbuh 30 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Dari sisi transaksi, total nilai transaksi mencapai Rp2,73 triliun, tumbuh 21 persen secara tahunan dan mencapai 106,1 persen dari target.

Gelaran tersebut juga melibatkan hampir 400 tenant dan mitra, mulai dari BNI Group, mitra otomotif, properti, retail, hingga pelaku UMKM.

BNI wondrX Jadi Ruang Kolaborasi

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan BNI wondrX 2026 menjadi salah satu wujud transformasi perseroan dalam menghadirkan layanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“BNI wondrX 2026 adalah salah satu wujud nyata kami untuk terus melayani masyarakat, bertransformasi, menjaga kepercayaan, serta terus melayani dengan sepenuh hati, sebagai wujud marga budaya BNI yaitu Swadharma Bhakti Nagara,” ujar Putrama dalam pidato penutupan BNI wondrX 2026.

Menurut Putrama, keterlibatan berbagai sektor dalam gelaran tersebut memperlihatkan bagaimana layanan finansial dapat dipertemukan dengan kebutuhan masyarakat, dunia usaha, serta berbagai aktivitas sehari-hari dalam satu ruang kolaborasi.

Capaian tersebut juga sejalan dengan pandangan Chief Executive Officer BPI Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengenai peran BNI yang semakin luas dalam melayani masyarakat dan mendukung perekonomian.

Menurut Rosan, keberhasilan sebuah bank tidak semata-mata tercermin dari indikator finansial, tetapi juga dari sejauh mana transformasi yang dilakukan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Selama 8 dekade, BNI berperan menjembatani seluruh kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah. Tetapi saya melihat keberhasilan sebuah bank tidak hanya terhenti pada angka laba, angka aset, kredit, dan yang lain-lainnya. Kehadiran wondr by BNI dan penguatan layanan digital BNI menunjukkan bagaimana transformasi perbankan harus berangkat dari kebutuhan manusia, bukan dari sisi kepentingan BNI saja,” kata Rosan.

Rosan juga menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan BNI wondrX 2026 dan berharap BNI dapat terus memperkuat perannya bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

“Selamat atas penyelenggaraan BNI wondrX 2026. Semoga BNI terus tumbuh sehat, melayani dengan sepenuh hati, dan memberikan kontribusi yang nyata bagi kemajuan Indonesia,” kata Rosan.