Jakarta — Memelihara hewan peliharaan seperti kucing dan anjing bisa memberikan kebahagiaan tersendiri. Namun, bulu yang rontok dan menyebar ke berbagai sudut rumah sering menjadi tantangan bagi pemilik anabul.
Bulu dapat menempel di sofa, karpet, pakaian, tempat tidur hingga berbagai perabotan. Kondisi ini bisa terasa semakin mengganggu jika ada penghuni rumah yang sensitif terhadap bulu atau partikel yang ikut terbawa bersamanya.
Meski begitu, rumah tetap bisa dijaga agar lebih bersih tanpa harus mengurangi interaksi dengan hewan kesayangan. Ada sejumlah cara sederhana yang dapat dilakukan secara rutin untuk mengurangi bulu anabul di dalam rumah.
1. Rutin Menyisir Bulu Anabul
Langkah pertama justru dimulai dari hewan peliharaan. Menurut Good Housekeeping, menyisir bulu secara rutin dapat membantu mengangkat rambut yang sudah rontok sebelum jatuh ke lantai, sofa, karpet, atau perabotan lainnya.
Menyisir juga membantu menjaga bulu tetap sehat dan tidak mudah kusut. Jika anabul termasuk jenis yang banyak mengalami kerontokan, frekuensi grooming dapat dikonsultasikan dengan dokter hewan.
2. Pilih Bahan Perabotan yang Tidak Mudah Menangkap Bulu
Pemilihan material perabotan juga dapat membantu mengurangi masalah bulu.
Bahan seperti beludru, korduroi, dan kain dengan rajutan longgar cenderung lebih mudah menangkap bulu hewan. Sebaliknya, material dengan permukaan lebih licin seperti satin atau kulit relatif lebih mudah dibersihkan.
Karena itu, pemilik anabul dapat mempertimbangkan material yang lebih mudah dibersihkan untuk sofa, sprei, sarung bantal, maupun perabotan lain yang sering digunakan hewan peliharaan.

