3. Rutin Vakum Area Favorit Anabul

Sofa, kursi, karpet, atau sudut rumah yang sering menjadi tempat anabul beristirahat perlu mendapat perhatian lebih.

Gunakan penyedot debu dengan upholstery tool yang sesuai untuk membersihkan permukaan sofa dan kain. Pembersihan rutin dapat membantu mencegah bulu menumpuk dan menyebar ke area lain.

Jika tidak memiliki penyedot debu, sarung tangan karet juga bisa menjadi alternatif. Basahi permukaannya, kemudian usapkan secara perlahan pada sofa atau permukaan kain untuk mengumpulkan bulu yang menempel.

4. Gunakan Alas di Tempat Favorit Anabul

Cara lain untuk mengendalikan penyebaran bulu adalah menempatkan alas atau selimut pada area yang sering digunakan anabul.

Misalnya, letakkan alas di sofa, tempat tidur, atau sudut dekat jendela yang menjadi tempat favorit kucing atau anjing beristirahat.

Menurut Real Homes, alas tersebut dapat dicuci secara rutin, misalnya seminggu sekali. Dengan begitu, bulu lebih banyak terkumpul pada satu tempat dan tidak langsung menempel pada perabotan.

Tempat tidur anabul juga perlu dibersihkan secara berkala.

5. Jangan Lupakan Mesin Cuci

Bulu anabul yang menempel pada pakaian, seprai, dan selimut dapat ikut masuk ke mesin cuci. Jika terjadi berulang kali, sebagian bulu dapat tertinggal di dalam drum.

Untuk membantu membersihkannya, mesin cuci dapat dibersihkan menggunakan air hangat dan pelembut air atau sedikit cuka putih.

Setelah proses pencucian selesai, periksa bagian dalam drum dan bersihkan sisa bulu yang masih tertinggal.