Tangerang — Puluhan warga memadati area persawahan di sekitar TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, untuk menyaksikan operasi water bombing yang dilakukan dua helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam upaya memadamkan kebakaran tempat pembuangan akhir tersebut.

Pemandangan itu terlihat pada hari keempat kebakaran, Jumat (3/7) sore. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa berkumpul di hamparan sawah di sisi utara TPA Jatiwaringin, tidak jauh dari danau yang menjadi sumber air bagi helikopter.

Dari lokasi tersebut, warga dapat melihat langsung helikopter yang bolak-balik mengambil air sebelum menjatuhkannya ke titik-titik api yang masih membakar timbunan sampah. Kepulan asap pekat juga tampak membumbung dari area TPA dan menjadi perhatian masyarakat yang turut mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam.

Salah seorang warga, Lilis, mengaku momen itu menjadi pengalaman yang jarang ditemui.

“Seru. Hitung-hitung hiburan buat anak lagi libur sekolah. Anak-anak juga penasaran pengen lihat helikopter, pengen lihat ngambil airnya di sini kan,” kata Lilis.

Lilis mengatakan dirinya tidak terlalu khawatir karena lokasi warga berkumpul diperkirakan berjarak sekitar 850 meter dari titik kebakaran. Selain itu, arah angin saat itu tidak mengarah ke lokasi tempat warga menyaksikan operasi pemadaman.

Hal serupa disampaikan warga lainnya, Diah, yang memilih melihat operasi water bombing bersama keponakannya setelah pulang bekerja.

“Jadi habis pulang kerja, diajak keponakan ke sini. Healingnya lihat helikopter,” tutur Diah.