Petugas Batasi Akses, Warga Diimbau Hindari Paparan Asap

Meski menjadi perhatian masyarakat, petugas tetap memperketat pengamanan di sekitar lokasi kebakaran. Akses menuju TPA Jatiwaringin dibatasi untuk mengurangi aktivitas warga di area yang terdampak asap.

Langkah tersebut dilakukan karena kualitas udara di sekitar lokasi dinilai dapat membahayakan kesehatan. Asap kebakaran juga berpotensi berubah arah mengikuti kondisi angin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menghindari paparan asap.

“Jadi kita memang menganjurkan ke masyarakat jangan sampai terpapar asap. Jadi, hindari paparan asap. Kalau seandainya terpaksa terkena paparan, ya kita harus pakai masker, itu aja sih,” imbau Hendra.

Menurut Hendra, hingga saat ini tercatat 154 warga mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan asap kebakaran.

Ia juga meminta warga yang mulai mengalami gangguan pernapasan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan atau lima posko kesehatan yang telah disiapkan pemerintah agar kondisi tersebut tidak berkembang menjadi pneumonia.

“Kalau jadi pneumonia, pasti akan berbahaya, karena pneumonia itu pada balita atau anak, orang yang rentan bisa menyebabkan kematian gitu,” jelasnya.

Kebakaran TPA Jatiwaringin telah berlangsung sejak Selasa (30/6). Hingga Jumat sore, api masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya. Proses pemadaman terus dilakukan melalui jalur darat oleh petugas pemadam kebakaran dan melalui udara menggunakan dua helikopter water bombing milik BNPB.