Sejumlah toko Albert Heijn di Belanda dan Belgia tetap beroperasi. Namun, aplikasi daring dan layanan pengiriman mereka tidak dapat digunakan, sementara label harga elektronik di sejumlah toko menampilkan informasi yang keliru.
Media Belgia juga melaporkan bahwa jaringan supermarket Delhaize, yang beroperasi di Belgia dan Luksemburg, mengalami masalah keamanan.
Meski demikian, belum diketahui apakah gangguan yang dialami jaringan supermarket di negara-negara tersebut berkaitan langsung dengan serangan terhadap sistem pendingin supermarket di Prancis.
Pemerintah Prancis Selidiki Serangan Siber
Perdana Menteri Prancis Sébastien Lecornu menginstruksikan Badan Keamanan Siber Nasional Prancis (ANSSI) untuk menyelidiki insiden tersebut.
Pemerintah Prancis juga berkoordinasi dengan sejumlah negara Eropa yang berpotensi terdampak. Selain itu, penyelidikan dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat perusahaan lain di Prancis yang menghadapi risiko serangan serupa.
Insiden ini menyoroti risiko keamanan pada perangkat operasional yang terhubung ke jaringan komputer. Sistem pendingin komersial, misalnya, tidak hanya berfungsi menjaga kualitas makanan, tetapi juga menjadi bagian penting dari operasional rantai pasok pangan.
Pembaruan perangkat lunak, pengelolaan akses jarak jauh, dan pemantauan sistem menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko gangguan. Namun, penentuan penyebab pasti serangan dan cakupan dampaknya masih menunggu hasil penyelidikan otoritas terkait.

