Happi mencontohkan pengalaman Nigeria ketika satu kasus Ebola yang masuk dari luar negeri pada 2014 diikuti penularan lanjutan. Menurutnya, tantangan utama bukan hanya mencegah setiap kasus melewati perbatasan, tetapi juga mendeteksi infeksi secepat mungkin dan mencegah penularan berikutnya.
“Tidak akan mudah mendeteksi semua orang yang melintasi perbatasan,” ujar Happi. “Ini soal seberapa cepat negara mendeteksi, lalu seberapa cepat mereka bisa menahan kasus impor.”
Kasus di Kenya menjadi pengingat bahwa pengendalian wabah membutuhkan lebih dari sekadar skrining bandara. Pengawasan lintas batas, pelacakan kontak, kesiapan fasilitas kesehatan, serta koordinasi regional menjadi bagian penting dalam mencegah kasus impor berkembang menjadi penularan yang lebih luas.

