“Perlindungan pekerja tidak seharusnya berhenti pada lingkungan internal perusahaan. Dunia usaha juga dapat mengambil peran dalam memperluas akses perlindungan bagi kelompok rentan melalui kolaborasi yang tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Jamsostek Award 2026 Jadi Momentum Evaluasi
Lebih jauh, Laila mengingatkan bahwa penghargaan perlu menjadi motivasi untuk menjaga konsistensi, bukan sekadar prestasi sesaat.
Menurutnya, Bank Jambi perlu terus memastikan program perlindungan ketenagakerjaan berjalan sesuai ketentuan, disertai evaluasi berkala terhadap manfaatnya bagi pekerja.
Ia menilai reputasi institusi keuangan dibangun melalui keselarasan antara kebijakan, pelaksanaan, dan hasil yang dirasakan para pemangku kepentingan.
Karena itu, Jamsostek Award 2026 akan semakin bermakna apabila diikuti penguatan budaya kerja yang sehat, peningkatan kesejahteraan pegawai, serta kontribusi sosial yang nyata bagi masyarakat Jambi.
“Penghargaan ini sebaiknya menjadi pijakan untuk memperkuat budaya perusahaan yang menempatkan manusia sebagai aset strategis. Bank yang tumbuh secara sehat bukan hanya bank yang mampu membukukan kinerja keuangan yang baik, tetapi juga bank yang bertanggung jawab terhadap orang-orang yang bekerja di dalamnya dan masyarakat yang dilayaninya,” tutupnya.

