Pertama, jangan berikan kode verifikasi.

Kode keamanan yang diterima melalui SMS atau muncul dalam proses keamanan akun sebaiknya tidak diberikan kepada orang lain.

Kedua, jangan menyetujui permintaan perangkat yang tidak dikenal.

Jika muncul pemberitahuan mengenai penautan atau akses perangkat yang tidak pernah Anda lakukan, jangan langsung melakukan konfirmasi.

Ketiga, periksa perangkat tertaut.

Pengguna dapat memeriksa daftar perangkat yang terhubung dengan akun WhatsApp. Jika terdapat perangkat yang tidak dikenali, segera keluarkan perangkat tersebut.

Keempat, verifikasi paket secara mandiri.

Gunakan nomor resi dan kanal resmi perusahaan ekspedisi untuk memastikan apakah benar terdapat paket yang sedang dikirim.

Kelima, blokir dan laporkan nomor mencurigakan.

Jika komunikasi jelas mengarah pada penipuan, pengguna dapat memblokir dan melaporkan nomor tersebut melalui fitur yang tersedia.

Bagaimana Jika Sudah Terlanjur Memberikan Kode?

Jika korban sudah terlanjur mengikuti instruksi pelaku, jangan panik.

Segera periksa apakah akun WhatsApp masih dapat digunakan dan periksa daftar perangkat yang tertaut.

Jika terdapat perangkat yang tidak dikenal, segera keluarkan perangkat tersebut.

Pengguna juga perlu meningkatkan keamanan akun dan memberi tahu keluarga, teman, atau kontak penting apabila terdapat aktivitas mencurigakan.

Hal tersebut penting karena akun yang berhasil diakses pihak lain dapat digunakan untuk menghubungi kontak korban dan menjalankan modus penipuan berikutnya.

Jangan Mudah Percaya Hanya Karena Pelaku Mengetahui Data Anda

Salah satu hal yang sering membuat korban percaya adalah ketika pelaku mengetahui informasi pribadi tertentu.