3M Plus Tetap Penting untuk Mencegah DBD

Masyarakat dapat menerapkan 3M Plus secara konsisten, yakni menguras dan membersihkan tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

Kementerian Kesehatan juga menganjurkan sejumlah langkah tambahan, seperti menggunakan perlindungan dari gigitan nyamuk, memasang kawat kasa pada ventilasi, menggunakan obat antinyamuk sesuai kebutuhan, serta mendukung kegiatan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan sekitar.

Upaya tersebut dapat dilengkapi dengan mengurangi paparan gigitan nyamuk dan memperhatikan kondisi lingkungan di rumah maupun tempat beraktivitas.

Keluarga juga dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai pilihan pencegahan dengue lainnya, termasuk vaksinasi.

Target Nol Kematian Dengue pada 2030

Langkah pencegahan menjadi semakin penting mengingat Indonesia telah menetapkan target nol kematian akibat dengue pada 2030.

Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Kesehatan memimpin penyusunan Rencana Aksi Nasional Pengendalian Dengue 2026-2029 dengan melibatkan kementerian dan lembaga di tingkat pusat dan daerah, organisasi profesi, badan Perserikatan Bangsa-Bangsa, akademisi, masyarakat sipil, serta lembaga filantropi.

Upaya pengendalian tidak hanya diarahkan pada penanganan pasien, tetapi juga penguatan surveilans, deteksi dini, pengendalian vektor, pengelolaan lingkungan, serta pemanfaatan berbagai inovasi seperti teknologi Wolbachia dan vaksinasi dengue.

Ketika kasus ditemukan lebih cepat, pasien dengan tanda bahaya diharapkan dapat segera memperoleh pelayanan medis dan tata laksana yang tepat.

Pada akhirnya, turunnya demam bukan satu-satunya ukuran bahwa pasien dengue telah pulih. Justru pada periode ketika suhu mulai mereda, keluarga perlu lebih cermat mengamati kondisi pasien dan segera mencari pertolongan apabila muncul tanda bahaya.