DPRD Soroti Pembinaan Karakter Siswa

Ivan juga mendukung rencana pembinaan karakter dan mental siswa SMA/SMK, khususnya terkait fenomena kenakalan remaja seperti keterlibatan dalam kelompok yang mengganggu ketertiban umum.

Dinas Pendidikan merencanakan pembinaan melalui kerja sama dengan dinas terkait dan Polda Jambi untuk membentuk mental serta karakter siswa yang disiplin dan berakhlak.

Ivan menekankan pendekatan terhadap siswa perlu bersifat edukatif, preventif, dan rehabilitatif, bukan semata-mata represif.

“Anak-anak harus dibina, bukan hanya dihukum. Sekolah, orang tua, guru BK, kepolisian, dan lingkungan sosial harus bekerja bersama. Kita ingin sekolah menjadi ruang aman, disiplin, berkarakter, dan jauh dari kekerasan maupun kenakalan remaja,” kata Ivan.

Ivan menegaskan DPRD akan terus mengawal pembahasan KUPA-PPAS APBD Perubahan 2026 Dinas Pendidikan agar tidak sekadar menjadi dokumen penyesuaian anggaran.

Menurutnya, anggaran pendidikan harus mampu menjawab kebutuhan riil sekolah, mulai dari guru, komputer, meja dan kursi, ruang belajar, digitalisasi, pembinaan karakter, hingga akses pendidikan bagi anak yang rentan.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. APBD harus menjawab kebutuhan riil sekolah, mulai dari guru, komputer, meja kursi, ruang belajar, digitalisasi, karakter siswa, sampai akses pendidikan bagi anak yang rentan. Kita ingin pendidikan Jambi semakin berkualitas, inklusif, modern, dan berdaya saing,” pungkasnya.