Kepolisian juga mengingatkan bahwa keterlibatan anak dalam tindak pidana dapat berdampak panjang terhadap masa depannya, termasuk konsekuensi terkait penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Penanganan Tawuran Perlu Kolaborasi

Penanganan tawuran dan geng motor dinilai membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah, aparat penegak hukum, sekolah, orang tua, masyarakat, dan pihak terkait lainnya didorong bersama-sama memperkuat pengawasan serta pencegahan.

Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. sebelumnya juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemkot Jambi, Polresta Jambi, sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mencegah anak terlibat persoalan sosial serta gangguan keamanan.

Dalam konferensi pers tersebut turut hadir jajaran Forkopimda, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Kota Jambi, unsur Komdigi, jajaran Pemerintah Kota Jambi dan kepolisian, serta awak media.

Polda Jambi dan Polresta Jambi memastikan penindakan terhadap aksi kriminal akan terus dilakukan bersamaan dengan upaya pencegahan untuk menjaga Jambi tetap aman, nyaman, dan kondusif.

(Garuda Sirait)