JAKARTA — Kasus dugaan pemerkosaan berkelompok yang melibatkan tujuh mahasiswa Cornell University, Amerika Serikat, kembali menjadi sorotan. Perhatian publik meningkat setelah beredar klaim di media sosial bahwa salah satu mahasiswa yang digugat merupakan cucu mendiang mantan Perdana Menteri Korea Selatan Lee Hong Koo.

Klaim tersebut beredar di platform X pada Kamis (1/10). Unggahan itu menyebut nama lengkap mahasiswa yang dimaksud serta informasi mengenai orang tua dan latar belakang keluarganya.

Pengunggah juga menyertakan foto mahasiswa tersebut dan foto pemberitaan yang memperlihatkan dirinya menghadiri pemakaman Lee Hong Koo pada Mei sebagai anggota keluarga. Klaim mengenai hubungan keluarga tersebut kemudian diberitakan oleh Korea Herald.

“Mereka berasal dari salah satu keluarga elite paling berkuasa di Korea. Sungguh sulit dipercaya,” tulis pengunggah tersebut seperti dikutip Korea Herald.

Namun, informasi mengenai hubungan keluarga tersebut masih berupa klaim yang beredar di media sosial dan bukan penetapan hukum terkait kasus dugaan pemerkosaan tersebut.

Kasus Dugaan Pemerkosaan di Cornell

Kasus ini bermula dari dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan seorang mahasiswi Cornell University pada 2024. Perempuan yang kini menggunakan nama samaran Jane Doe dalam dokumen pengadilan tersebut mengajukan gugatan perdata terhadap tujuh mahasiswa, Cornell University, dan sejumlah pihak lainnya pada September 2026.

Dalam gugatannya, perempuan tersebut menuduh dirinya mengalami kekerasan seksual di rumah fraternity Chi Phi di kampus Cornell pada Oktober 2024. Ia mengklaim saat itu dirinya berada dalam kondisi tidak berdaya setelah mengonsumsi alkohol dan obat-obatan.