JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris mengikuti rapat koordinasi penanganan peningkatan eskalasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Kementerian Kehutanan, serta Kementerian Lingkungan Hidup, Senin (1/8/2026).
Rapat koordinasi tersebut digelar secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan turut diikuti Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jambi Eko Rinjani, perwakilan TNI/Polri, serta Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi.
Dalam rapat tersebut, Al Haris melaporkan perkembangan penanganan karhutla yang terjadi di Kabupaten Muaro Jambi.
Berdasarkan laporan yang disampaikan, kebakaran telah melahap lahan sekitar 50 hektare.
“Sudah kita laporkan, mudah-mudahan tidak akan meluas lagi. Tim masih terus bekerja sampai hari ini,” ujar Al Haris.
Satgas Karhutla Jambi Terus Lakukan Pemadaman
Menurut Al Haris, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api yang terlihat.
Antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api juga menjadi perhatian, terutama di kawasan yang memiliki karakteristik lahan gambut.
Karena itu, Al Haris memastikan Satgas Karhutla Provinsi Jambi bersama seluruh unsur terkait akan terus berada di lapangan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.
“Kami akan terus bekerja dan saling berkoordinasi untuk memadamkan api,” tegasnya.
Upaya pemadaman dan pendinginan tersebut dilakukan untuk mencegah api kembali muncul dan meminimalisir kemungkinan meluasnya kebakaran.
Menko Polkam Tekankan Pengendalian Karhutla
Dalam rakor tersebut, Menko Polkam juga menekankan pentingnya pengendalian karhutla secara cepat dan terkoordinasi di masing-masing daerah.
“Menko Polkam berharap pengendalian Karhutla di masing-masing daerah berjalan dengan baik, agar kepastian lahan kita aman. Kalau ada kebakaran segera diatasi dan diminimalisir perluasannya,” tuturnya.
Koordinasi antara pemerintah daerah, aparat, dan unsur terkait menjadi bagian dari penanganan karhutla di wilayah Jambi.
Al Haris Ajak Masyarakat Pantau Titik Api
Gubernur Jambi juga meminta masyarakat ikut terlibat dalam memantau potensi munculnya titik api di wilayah masing-masing.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat penting karena warga berada langsung di lapangan dan mengetahui kondisi wilayahnya.
“Masyarakat diminta terlibat dalam meminimalisir kejadian karhutla, karena mereka yang mengetahui kondisi di lapangan,” pungkasnya.
Penanganan karhutla di Kabupaten Muaro Jambi masih dilakukan oleh Satgas Karhutla Provinsi Jambi bersama unsur terkait. Tim juga terus melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran meluas maupun kembali munculnya titik api.

