Jakarta — Kontingen Indonesia berada di peringkat ke-14 klasemen medali Asian Games 2026 hingga Minggu (27/9) malam WIB. Indonesia mengoleksi dua medali emas, lima perak, dan 17 perunggu.

Sementara itu, Malaysia berada di posisi ke-10 dengan enam emas, dua perak, dan delapan perunggu. Posisi tersebut membuat Malaysia unggul dalam jumlah medali emas atas Indonesia.

Berdasarkan pembaruan klasemen pada Minggu (27/9) pukul 23.31 waktu Korea Selatan, China masih berada di puncak dengan 119 emas, 48 perak, dan 38 perunggu. Jepang menempati posisi kedua dengan 37 emas, 62 perak, dan 58 perunggu, disusul Korea Selatan dengan 21 emas, 23 perak, dan 39 perunggu.

Indonesia Tambah Satu Medali

Kontingen Indonesia hanya menambah satu medali pada Minggu. Medali tersebut berasal dari cabang olahraga esports melalui nomor MOBA Pokemon Unite.

Indonesia meraih medali perak setelah kalah dari Jepang dengan skor 1-3 pada pertandingan final di Aichi Sky Expo Hall D.

Tambahan satu medali perak membuat koleksi Indonesia menjadi 2 emas, 5 perak, dan 17 perunggu. Dengan total 24 medali, Indonesia tetap berada di posisi ke-14 klasemen.

Sebelumnya, Indonesia mengoleksi dua emas, empat perak, dan 17 perunggu. Pembaruan data hingga malam menunjukkan tambahan satu perak tersebut. Data klasemen akhir Minggu malam dari Yonhap juga mencatat Indonesia di peringkat ke-14.

Malaysia Tambah Emas dari Squash

Malaysia memperkuat posisinya setelah menambah satu medali emas dari cabang olahraga squash.

Ng Eain Yow menjadi penyumbang emas Malaysia setelah mengalahkan Singh Abhay dari India dengan skor 3-0 pada final tunggal putra di Nagoya Kinjo Futo Arena.

Dengan tambahan tersebut, Malaysia mengoleksi 6 emas, 2 perak, dan 8 perunggu. Malaysia berada di peringkat ke-10, sedangkan Indonesia menempati posisi ke-14.

Thailand juga menambah emas dari cabang atletik nomor 200 meter putra. Puripol Boonson menjadi juara setelah mengungguli Huang Youwen dari China dan Soshi Mizukubo dari Jepang.