Kuasa Hukum Sebut Sudah Mengantongi Identitas Terduga Pelaku

Pihak keluarga bersama tim kuasa hukum mengaku telah mengantongi identitas terduga pelaku yang disebut berinisial E.

Menurut Risang, identitas tersebut diketahui melalui unggahan media sosial terakhir korban dan terduga pelaku.

Keduanya disebut sempat bepergian bersama ke wilayah Malang dan Batu beberapa hari sebelum jasad RYS ditemukan dalam keadaan kaku di dalam mobil dinas di parkiran Terminal 1 Bandara Juanda pada Rabu (24/6).

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan pihak keluarga, E disebut merupakan pria asal Sulawesi Selatan yang pernah bekerja di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), lembaga yang telah dibubarkan pada 2004.

Meski demikian, Risang menyebut terduga pelaku diduga kerap berpindah domisili antara Jawa Timur dan Jawa Tengah.

“Nah, dia itu pindah-pindah, Jatim, Jateng, loncat-loncat itu,” katanya.

Risang juga menyebut E diduga memiliki rekam jejak dalam sejumlah perkara penipuan dengan berbagai modus.

“Penipuan semua, ya properti, proyek, jual-beli. Kalau korban ini ya mungkin ya penipuan modusnya love scam itu,” ucapnya.

Terkait awal perkenalan korban dengan E, Risang menduga hubungan keduanya bisa saja bermula dari urusan proyek. Namun, ia menegaskan hal tersebut masih perlu dibuktikan melalui penyidikan.

“Nah, harus ditangkap dulu E-nya itu. Karena keluarga enggak kenal itu dengan E,” katanya.

Polda Jatim Masih Memburu Terduga Pelaku

Sementara itu, Polda Jawa Timur menyatakan masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku dalam kasus kematian RYS.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh kepada Polresta Sidoarjo dalam proses penyelidikan.

“Benar, kami back up penuh kasus itu. Sudah kami bagi anggota menjadi beberapa tim untuk melakukan pengejaran terduga pelaku di sejumlah kota,” kata Jumhur, Senin (5/7).

Ia menjelaskan salah satu tim melakukan pengejaran ke wilayah barat. Namun, lokasi operasi belum dapat diungkap demi kepentingan penyidikan.

“Iya arah barat. Nanti kita akan beritahu lagi kalau hasil ya,” ujarnya.

Hingga kini, kepolisian masih memburu terduga pelaku dan belum mengumumkan hasil penyelidikan maupun motif pasti dalam kasus kematian RYS.