Ketua Yayasan PUDAS Jambi, Hafizi Alatas, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah Melayu yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Jambi.
Menurutnya, Bukit Siguntang di Muaro Sekalo memiliki nilai historis yang sangat penting karena menyimpan berbagai cerita dan jejak peradaban Melayu yang selama ini menjadi perhatian para peneliti, budayawan, dan keturunan kerajaan Melayu di Semenanjung Malaysia.
Acara berlangsung penuh khidmat namun tetap meriah dengan nuansa adat Melayu yang kental. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa hubungan historis antara Jambi dan wilayah-wilayah Melayu di Malaysia bukan sekadar catatan sejarah, melainkan ikatan budaya yang terus hidup hingga saat ini.
Kegiatan Ziarah Bukit Siguntang 2026 diharapkan menjadi agenda budaya tahunan yang mampu memperkuat pelestarian sejarah, mempererat persaudaraan rumpun Melayu, serta mendorong pengembangan wisata sejarah dan budaya di Kabupaten Tebo.
“Sejarah bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga untuk dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.” demikian pesan yang mengemuka dalam kegiatan yang berlangsung di Bukit Siguntang, Muaro Sekalo, Tebo tersebut. (*)

