Sementara itu, Kozak mengatakan belum ada tuntutan yang diajukan terhadap dua warga Belarus yang ditangkap. Keduanya masih berada dalam pengawasan kejaksaan dan kepolisian.

Siapa Semyon Skrepetsky?

Semyon Skrepetsky dikenal sebagai seniman yang kerap membuat karikatur bernada satir dan provokatif terhadap sejumlah tokoh politik Rusia.

Sasaran kritiknya tidak hanya Presiden Vladimir Putin, tetapi juga pemimpin Soviet Joseph Stalin, tokoh oposisi Alexei Navalny, hingga pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov.

Salah satu karya yang paling dikenal adalah interpretasi ulang ikon Ortodoks klasik yang menggambarkan Stalin menggendong Putin sebagai pengganti sosok Bunda Maria yang menggendong bayi Yesus.

Skrepetsky pindah ke Polandia pada 2021 karena khawatir menghadapi persekusi politik di Rusia. Selama berada di pengasingan, ia tetap aktif menghadiri berbagai kegiatan oposisi Rusia, meski pada saat yang sama juga terbuka mengkritik kelompok oposisi tersebut.

Polandia Khawatir Terjadi Eskalasi Baru

Kepala Biro Keamanan Nasional Polandia (BBN), Bartosz Grodecki, menilai kasus pembunuhan ini berpotensi menjadi indikasi meningkatnya aktivitas Rusia di luar negeri apabila motif politik dalam kasus tersebut terbukti.

“Jika sifat politis dari kejahatan ini dikonfirmasi, kita akan dihadapkan pada manifestasi baru dari eskalasi tindakan yang dilakukan Rusia di luar perbatasannya,” tulis Grodecki melalui akun X.

“Polandia tidak bisa menjadi ruang bagi tindakan semacam itu,” lanjutnya.

Kasus ini berpotensi memperburuk hubungan Polandia dan Rusia yang dalam beberapa waktu terakhir telah mengalami peningkatan ketegangan. Salah satunya terkait insiden jatuhnya drone di wilayah Polandia pada musim gugur lalu yang oleh Warsawa dikaitkan dengan Moskow.