“Enggak sih, memang Sung Shuo Yun mainnya seperti itu. Terakhir juga ketemu dia di Indonesia Open dan tidak banyak perubahan. Jadi tadi memang bisa dibilang saya bermain dengan teknik yang saya inginkan dan sudah membaca kekurangan lawan,” ungkapnya.

Kemenangan tersebut menjadi modal berharga bagi Putri Kusuma Wardani untuk menghadapi tantangan yang lebih berat di babak 16 besar. Dukungan publik Istora diharapkan mampu menjadi tambahan motivasi bagi wakil Indonesia itu untuk melangkah lebih jauh di Indonesia Open 2026.