Pada Pemilihan Presiden 2019, Nanik bergabung dalam tim pemenangan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Saat itu, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Kemenangan Nasional (BKN) Koalisi Adil Makmur.
Namanya juga sempat menjadi perhatian publik saat muncul sebagai saksi dalam kasus hoaks penganiayaan yang melibatkan Ratna Sarumpaet pada 2018.
Pernah Menjabat di Badan Pengentasan Kemiskinan
Pada Oktober 2024, Presiden Prabowo menunjuk Nanik sebagai Wakil I Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan melalui Keputusan Presiden Nomor 145/P Tahun 2024.
Dalam lembaga tersebut, ia bekerja bersama Budiman Sudjatmiko sebagai kepala badan dan Iwan Sumule sebagai Wakil II.
Menjadi Komisaris Independen Pertamina
Karier Nanik terus berkembang ketika ia ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024 yang digelar pada Juni 2025.
Penunjukan tersebut dilakukan berdasarkan keputusan Menteri BUMN selaku pemegang saham Seri A Dwiwarna PT Pertamina (Persero). Posisi itu semakin memperkuat rekam jejaknya di bidang manajemen organisasi dan tata kelola kelembagaan.
Kini Memimpin Badan Gizi Nasional
Sebelum dipercaya menjadi Kepala BGN, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Pemerintah berharap kepemimpinan baru di BGN dapat mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional, memperkuat koordinasi lintas lembaga, serta meningkatkan kualitas tata kelola organisasi guna mendukung peningkatan gizi masyarakat Indonesia.

