Jakarta — Pembangunan Flyover Latumenten di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, diklaim mampu mengurangi kemacetan hingga 40 persen setelah beroperasi. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Pernyataan itu disampaikan Hardiyanto Kenneth saat meninjau pembangunan flyover bersama Pramono Anung pada Kamis (2/7).

“Flyover Latumenten ini progresnya masih on the track, mudah-mudahan bisa selesai Desember 2026 nanti,” kata Kenneth dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7).

Menurut Kenneth, pembangunan Flyover Latumenten berawal dari aspirasi warga yang tinggal di sekitar perlintasan kereta api di kawasan tersebut. Warga mengeluhkan kemacetan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun dan meminta solusi berupa pembangunan flyover.

“Pada 2024 lalu saya ada kunjungan kerja ke daerah sini (Latumenten) saat reses. Warga lalu meminta dibangunkan flyover untuk mengurai kemacetan imbas perlintasan kereta yang padat,” ujarnya.

Saat itu, kata Kenneth, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum memiliki anggaran untuk merealisasikan proyek tersebut. Ia kemudian mengusulkan agar dilakukan kajian terhadap permasalahan lalu lintas di kawasan Latumenten.

Setelah kajian selesai, proyek Flyover Latumenten masuk ke tahap lelang dan mulai dikerjakan pada penghujung 2025.

“Akhirnya saya minta dibuatkan kajian terkait permasalahan ini. Setelah itu masuk ke dalam proses lelang dan sekarang sudah mulai terlihat hasilnya. Mudah-mudahan bisa selesai on time seperti yang diharapkan Pak Gubernur,” katanya.