JAKARTA – Ketua Federasi Akuatik DKI Jakarta, Ade Jona Prasetyo, berharap ajang Indonesia Short Course Emerging Series 2026 dapat menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan atlet renang Indonesia menuju Olimpiade Los Angeles.
Menurut Ade Jona, Federasi Akuatik DKI Jakarta saat ini terus menjalankan program pembinaan atlet secara berjenjang guna mencetak perenang berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berharap seluruh atlet dapat memberikan penampilan terbaik, di mana saat ini Akuatik DKI Jakarta juga melakukan pembinaan berjenjang,” kata Ade Jona di Jakarta, Kamis (4/6).
Ia menjelaskan, pembinaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi berbagai ajang nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON), sekaligus mendukung program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), NOC Indonesia, dan Akuatik Indonesia.
“Mulai dari menyiapkan diri menuju event nasional seperti PON dan mendukung program Menpora, NOC Indonesia, Akuatik Indonesia agar atlet-atlet kita bisa lolos kualifikasi Olimpiade di Los Angeles,” ujarnya.
Dalam penyelenggaraan Indonesia Short Course Emerging Series 2026, atlet-atlet DKI Jakarta tampil dominan. Tercatat sekitar 200 atlet dari 19 klub renang asal DKI Jakarta turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Secara keseluruhan, Indonesia Short Course Emerging Series 2026 diikuti oleh 310 atlet yang berasal dari 24 klub. Ade Jona mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut karena dinilai menjadi wadah penting bagi atlet-atlet muda yang sedang berkembang untuk menunjukkan kemampuan mereka.

