“Semua atlet turun di sini ada sekitar tiga ratus atlet di sini yang turun. Yang pasti kita di sini mencari bakat, kita lihat ini bukan hanya sekadar kolam renang,” kata Ade Jona.

Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga menjadi tempat lahirnya mimpi para atlet untuk berprestasi di tingkat dunia dan mengharumkan nama Indonesia.

“Tapi ini mimpi para atlet-atlet kita ke depannya bagaimana agar mereka dapat bermimpi mengibarkan bendera Indonesia di dunia nantinya,” ujarnya.

Ade Jona yang juga merupakan salah satu calon Ketua BPP HIPMI periode 2026-2029 menegaskan pentingnya keselarasan antara program pemusatan latihan daerah (pelatda) DKI Jakarta dengan program pemusatan latihan nasional (pelatnas).

“Ini semua harus align, kami akan coba sinkronasikan agar juga bisa menciptakan pembinaan berjenjang yang berkelanjutan menuju Olimpiade,” kata Ade Jona.