Hal ini penting karena gangguan layanan digital dapat berdampak terhadap pendapatan perusahaan, reputasi bisnis, hingga kepercayaan pelanggan.
Berdasarkan survei global Deloitte’s 2026 Future of Infrastructure, sebanyak 69 persen pemimpin memperkirakan kebutuhan terhadap infrastruktur cerdas dan saling terhubung akan terus meningkat. Sementara itu, 45 persen responden mengidentifikasi ketergantungan antarsistem sebagai salah satu tantangan utama dalam pengelolaan infrastruktur.
Helios Hadirkan Dua Platform Berbasis AI
Melalui kemitraan dengan Motadata, Helios menghadirkan dua platform teknologi, yakni Motadata ObserveOps dan Motadata ServiceOps. Keduanya memiliki fungsi berbeda, tetapi dirancang untuk saling melengkapi dalam pemantauan dan pengelolaan infrastruktur IT perusahaan.
Motadata ObserveOps memanfaatkan AI untuk membantu tim IT memantau kondisi infrastruktur, jaringan, dan aplikasi. Platform ini juga menganalisis informasi dari berbagai sumber, termasuk catatan aktivitas sistem atau system log.
Analisis tersebut bertujuan membantu perusahaan mengenali anomali maupun indikasi gangguan yang berpotensi terlewat dalam proses pemantauan konvensional.
Sementara itu, Motadata ServiceOps merupakan platform pengelolaan layanan IT yang mengotomatisasi sejumlah proses operasional. Fungsinya mencakup penanganan insiden, pengelolaan perubahan sistem, serta pemantauan aset dan konfigurasi.
Kombinasi kedua platform tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi infrastruktur digital perusahaan.

