Jakarta – Pembalap Ducati, Marc Marquez, diprediksi berpotensi mengakhiri kariernya di MotoGP lebih cepat dari masa kontraknya. Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, memperkirakan Marquez bisa pensiun pada akhir musim 2027 meskipun kontraknya bersama Ducati masih berlaku hingga 2028.

Prediksi tersebut berkaitan dengan meningkatnya tuntutan terhadap pembalap MotoGP, terutama setelah ajang balap motor tersebut berada di bawah kepemilikan Liberty Media. Menurut Pernat, perubahan dalam penyelenggaraan MotoGP berpotensi memengaruhi kualitas hidup para pembalap.

Dikutip dari Crash, Marquez telah menjalani sekitar 14 tahun karier di MotoGP. Sepanjang perjalanannya, ia menghabiskan sebagian besar karier bersama tim pabrikan dan menjadi salah satu pembalap yang mencatatkan sejarah di ajang tersebut.

Namun, tuntutan fisik dan nonfisik dalam kompetisi dinilai semakin berat. Kondisi ini juga perlu dilihat dari riwayat cedera Marquez setelah mengalami kecelakaan hebat pada 2020.

Carlo Pernat menilai Marquez mungkin tidak akan menyelesaikan seluruh masa kontraknya bersama Ducati.

“Dia mungkin akan pergi,” kata Pernat.

“Menurut saya, dia akan menjalani satu tahun lagi, yaitu tahun depan, karena tentu saja dia masih terikat kontrak. Namun, dengan segala hal yang terjadi seiring dengan kepemilikan baru MotoGP oleh Liberty Media, sejujurnya menurut saya Marc termasuk salah satu orang yang ingin menyingkirkan gangguan-gangguan tersebut,” ucap Pernat menambahkan.

Menurut Pernat, sikap Marquez dalam beberapa kesempatan terakhir juga menunjukkan bahwa pembalap asal Spanyol tersebut mulai mengambil peran lebih besar dalam memperjuangkan kepentingan para pembalap.