“Saya enggak bisu, saya berisik, sampai capek sama influencer yang diam dan cuma menampilkan konten kecantikan, fesyen, dan kelucuan anaknya saja biar dapat komen ‘gemas banget, gemas banget.'” tulisnya.

Chacha turut menyinggung dugaan bahwa sebagian figur publik memilih tidak bersuara demi menjaga hubungan dengan merek atau kepentingan komersial.

“Sok netral demi brand. Ini sudah bukan tentang brand atau ekonomi, ini tentang hak dasar hidup manusia, ini tentang kemanusiaan.”

“Saya yang gemas lihatnya, keadaan begini kok masih bisa jual konten begituan,” sambung presenter dengan 1,9 juta pengikut di Instagram itu.

Ia juga menyinggung persoalan lain yang menurutnya belum mendapat perhatian berkelanjutan.

“Belum lagi urusan Aceh, NTT juga belum tuntas betul. Enggak ada yang membangun lagi isu-isu tentang itu. Ya Rabb, dunia ini gampang banget diframingnya. Subhanallah.”

Kabut Asap Karhutla Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Indonesia

Di tengah kritik yang disampaikan para figur publik tersebut, kabut asap akibat karhutla masih terpantau di berbagai wilayah Indonesia.

Berdasarkan pemantauan BMKG melalui citra satelit Himawari pada Senin (19/10) pukul 08.00 WIB, indikasi sebaran asap bergerak ke arah barat laut hingga timur laut.

Kabut asap terpantau di sejumlah wilayah Sumatra, meliputi Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, dan Lampung.

Asap juga terdeteksi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Di kawasan timur Indonesia, sebaran asap terlihat di Maluku, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.