“Ada hal yang aneh dari semua ini. Seseorang tampaknya bisa merekam Sean di dalam penjara, dan berbagai cerita terus bermunculan dari dalam fasilitas tersebut secara real-time,” ujar Engelmayer.
Ia juga mempertanyakan bagaimana rekaman dan informasi tersebut dapat keluar dari fasilitas federal.
“Namun, fokusnya tidak terelakkan jatuh pada sosok selebriti karena dialah orang yang dikenali semua orang. Ada pertanyaan sah tentang bagaimana rekaman dan informasi bisa keluar dari penjara federal sejak awal.”
Engelmayer menilai pemberitaan yang berfokus pada P Diddy sebagai narapidana terkenal dapat mengesampingkan pertanyaan mengenai bagaimana materi tersebut diperoleh dan disebarkan.
“Berfokus hampir secara eksklusif pada narapidana terkenal mungkin menjadi judul berita paling mudah, tetapi mengabaikan pertanyaan yang lebih luas tentang bagaimana materi ini diperoleh dan disebarkan,” tuturnya.
P Diddy Masih Menghadapi Penyelidikan Lain
Selain persoalan kedisiplinan selama berada di penjara dan proses banding dalam kasus utamanya, P Diddy juga masih menghadapi penyelidikan hukum lain di Pantai Barat Amerika Serikat.
Kantor Kejaksaan Wilayah Los Angeles County mengonfirmasi masih meninjau laporan kepolisian terkait dugaan kekerasan seksual yang diajukan produser musik Jonathan Hay atas insiden pada 2020.
Tuduhan tersebut secara konsisten dibantah oleh P Diddy.
Dengan adanya persoalan disiplin di dalam lapas, jadwal pembebasan P Diddy yang sebelumnya ditetapkan pada 21 Januari 2028 masih menjadi perhatian, terutama terkait kemungkinan pencabutan potongan masa tahanan yang pernah diperolehnya.

