Dalam unggahannya, DiCaprio juga menyoroti kondisi owa berjanggut putih Kalimantan yang banyak menghabiskan hidupnya di atas pohon.

“Owa Ungko Kalimantan, yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya di atas pohon, memiliki sedikit pilihan untuk melarikan diri saat api melahap hutan di sekitar mereka,” sambungnya.

Kebakaran tersebut menjadi perhatian organisasi konservasi karena terjadi di kawasan yang merupakan habitat bagi lebih dari separuh populasi orangutan Kalimantan yang terancam punah. Re menyebut wilayah yang terbakar mencakup kawasan penting bagi orangutan Kalimantan dan owa berjanggut putih Kalimantan.

DiCaprio Ajak Publik Dukung Penanganan Karhutla

DiCaprio tidak hanya menyoroti dampak kebakaran, tetapi juga mengajak pengikutnya membantu upaya penanganan karhutla.

Ia mengarahkan dukungan melalui Re, organisasi konservasi lingkungan nirlaba global yang didirikannya.

“Dukungan Anda dapat membantu menyediakan sumber daya yang sangat dibutuhkan oleh organisasi-organisasi yang memadamkan kebakaran ini di lapangan,” bunyi keterangan dalam website Re.

“Dengan berdonasi, Anda dapat membantu memperkuat upaya pemadaman di garis depan, melindungi habitat kritis kera, serta mendukung tim yang bekerja mencegah kehilangan satwa liar dan hutan lebih lanjut.”

Re menyebut pemerintah Indonesia, petugas pemadam kebakaran, masyarakat lokal, organisasi konservasi, penyelamat satwa, dan peneliti turut merespons kebakaran yang terjadi.

Enam Provinsi Jadi Prioritas Penanganan Karhutla

Di Indonesia, penanganan karhutla pada 2026 mencakup enam provinsi prioritas, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. BNPB menyediakan dashboard khusus untuk memantau penanganan karhutla di wilayah tersebut.