Presiden ke-44 Amerika Serikat, Barack Obama, disebut sebagai salah satu pemimpin dunia yang secara terbuka menyatakan bahwa Israel mengambil tanah Palestina.
Netanyahu kemudian membalas kecaman Obama yang menyebut Israel telah merampas hak-hak bangsa lain di Palestina.
Polemik tersebut berkaitan dengan persoalan wilayah dan hak-hak bangsa Palestina yang telah menjadi bagian dari perdebatan internasional mengenai konflik Israel-Palestina.
Bahan berita yang tersedia belum memuat waktu pernyataan Netanyahu, lokasi penyampaian, maupun kutipan lengkap dari tanggapannya. Karena itu, rincian tersebut perlu diverifikasi sebelum artikel diterbitkan.
3. Karhutla Indonesia Diperkirakan Menghanguskan Hampir 1,9 Juta Hektare
Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia diperkirakan menghanguskan hampir 1,9 juta hektare wilayah sepanjang Januari hingga akhir September 2026, berdasarkan analisis citra satelit yang disebutkan dalam laporan lembaga pemantau deforestasi Nusantara Atlas.
Menurut analisis tersebut, luas wilayah yang terbakar hampir 12 kali luas Kota London, Inggris.
Pendiri Nusantara Atlas, David Gaveau, mengatakan angka itu merupakan estimasi konservatif. Luas lahan yang terbakar diperkirakan lebih besar karena kabut asap tebal menghambat pemantauan melalui satelit.
Angka tersebut menggambarkan besarnya wilayah yang terdampak karhutla selama periode pengamatan. Meski demikian, estimasi itu perlu dipahami sesuai metode pemantauan dan cakupan data yang digunakan oleh lembaga tersebut.
Karhutla menjadi salah satu persoalan lingkungan yang berdampak pada ekosistem dan kualitas udara. Penyebaran asap juga dapat melintasi batas negara, sehingga penanganannya berpotensi menjadi perhatian regional.

