Misalnya, apakah kucing yang biasanya aktif tiba-tiba lebih banyak diam? Apakah ia tidak lagi mau bermain atau melompat? Apakah pola makannya berubah? Apakah ia terlihat tidak nyaman ketika disentuh?

Perubahan kecil yang berbeda dari perilaku normal kucing tersebut patut diperhatikan. Namun, tanda-tanda tersebut tidak dapat digunakan untuk memastikan penyebab sakit tanpa pemeriksaan.

Jika perubahan perilaku berlangsung, semakin berat, atau kucing menunjukkan tanda tidak nyaman yang mengkhawatirkan, pemeriksaan oleh dokter hewan diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

Jadi, ketika kucing tiba-tiba lebih banyak diam, jangan langsung menganggapnya hanya sedang malas atau tidak mood. Perubahan tersebut bisa menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang membuatnya tidak nyaman.