Ia menilai penerapan sistem merit penting untuk memastikan penempatan pegawai dilakukan berdasarkan kemampuan dan kontribusi, bukan kepentingan pribadi.

ASN Diminta Mengutamakan Pelayanan Masyarakat

Selain menekankan sistem merit, Anwar mengajak ASN mengubah paradigma birokrasi dari penguasa menjadi pelayan masyarakat.

Ia meminta setiap aparatur membangun budaya kerja profesional, memberikan pelayanan terbaik, serta menunjukkan kemampuan nyata dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Menurut Anwar, integritas dan profesionalisme harus berjalan beriringan dengan kedisiplinan serta loyalitas terhadap organisasi dan pimpinan.

Namun, ia mengingatkan bahwa loyalitas tidak berarti mematuhi seluruh perintah tanpa mempertimbangkan aturan yang berlaku. ASN tetap harus menolak perintah yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

“Orang yang loyal itu disiplin, bekerja tanpa mengenal waktu, dan tidak memilih-milih pekerjaan. Bukan mencari muka, tetapi ketika pemimpin membutuhkan, dia selalu siap. Kalau disuruh melakukan kesalahan, itu bukan loyalitas, melainkan mencelakakan,” katanya.

Anwar mengajak seluruh PNS membangun karakter aparatur yang dapat dipercaya, menjunjung tinggi integritas, serta mengutamakan kepentingan organisasi dan masyarakat dalam melaksanakan tugas.