Dalam sambutannya, Sultan Deli yang akrab disapa Tuanku Aji menegaskan, FKN di Sumatera Utara bukan untuk kepentingan kelompok. Melainkan sebagai wadah bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

“FKN merupakan tempat silaturahmi semua tokoh masyarakat dan tokoh ormas untuk menjaga Kamtibmas,” ujar Sultan Deli, seraya mengapresiasi antusiasme peserta silaturahmi dalam memberikan dukungan penuh terhadap FKN Sumut.

Pada kesempatan itu, Ketua Dewan Pembina FKN Ruslan, menceritakan awal terbentuknya FKN. Dia menyebut ada beberapa ormas yang terlibat pembentukannya, di antaranya, HBB, PMS, Pujakesuma, Walubi, dan lainnya. Ia pun berharap keberadaan FKN dapat membawa kebaikan di tengah masyarakat.

Sedangkan perwakilan HBB mengapresiasi terbentuknya FKN dan berharap kebersamaan akan membawa masyarakat ke arah yang lebih baik.

Hadir dalam kegiatan tersebut dari Persatuan Marga Silima (PMS), Keuskupan Agung Medan, Sandra Vihara, Walubi, HBB, FKUB, Persatuan Masyarakat Bali, Balai Pustaka Marga Silima Pemena, Berutu se-Indonesia, Pujakesuma, Paguyuban Warga Sunda (PWS), Majelis Tinggi Konghucu, Kerukunan Kekuarga Sulawesi (KSS), PGI, Majelis Musyawarah Keluarga Minang, Jamiah Batak Muslim, warga Maluku, persatuan warga Sunda, dan organisasi paguyuban etnis lainnya.

Tampak juga hadir Panitia Mubes I dan pengurus HBB, di antaranya Sekretaris Panitia Mubes 1 HBB Deminar Nababan STh MPd dan lainnya, seperti Juliana, Andrea Gas SH MH, Aria Angkola, serta beberapa pengurus DPC HBB Deli Serdang.