Tekanan suhu tinggi dapat memengaruhi kemampuan pekerja dalam menjalankan aktivitas. Dalam kondisi panas, pekerja dapat mengalami tekanan fisik dan membutuhkan waktu istirahat lebih banyak.
Suhu yang tinggi juga dapat memengaruhi kemampuan kognitif, termasuk dalam mengambil keputusan. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat berdampak terhadap produktivitas dan kinerja usaha.
UMKM dan Usaha Rumah Tangga Rentan terhadap Perubahan Suhu
Usaha rumah tangga menjadi fokus penelitian karena memiliki peran penting dalam perekonomian sekaligus menghadapi keterbatasan dalam beradaptasi terhadap perubahan kondisi lingkungan.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa dampak kenaikan suhu cenderung lebih besar pada usaha yang berukuran kecil. Kondisi ini menjadi perhatian karena kelompok usaha tersebut memiliki kapasitas adaptasi yang lebih terbatas.
Esa Azali Asyahid, salah satu peneliti dari UGM, mengatakan perubahan iklim tidak lagi hanya berkaitan dengan persoalan lingkungan, tetapi juga menyentuh produktivitas dan kesejahteraan ekonomi.
“Perubahan iklim bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan juga persoalan produktivitas, kesejahteraan, dan pembangunan ekonomi,” tegasnya.
Peneliti Dorong Kebijakan Adaptasi
Temuan penelitian tersebut menunjukkan perlunya kebijakan yang dapat membantu usaha rumah tangga menghadapi kenaikan suhu.
Dalam penelitian, para penulis menekankan pentingnya kebijakan yang diarahkan untuk meningkatkan ketahanan usaha rumah tangga terhadap perubahan iklim. Kelompok usaha kecil dan sektor informal menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian karena dampak kenaikan suhu terhadap produktivitasnya relatif lebih besar.

